Kisah Kiai Cirebon Menolak Hadiah Mobil Seharga 1 Milyar
Bertemu menggunakan seseorang alumni yg kebetulan dulu acapkali ngaji di Abahku (Abah Hud Babakan Cirebon), selain itu dia pula ternyata seringkali bantu-bantu Abahku saat ada tamu, ya meski Abah tak jarang meladeni tamunya sendiri, entah bikin minum atau memberikan kuliner mini buat para tamu, akan tetapi salah satu alumni itu ternyata pula tak jarang bantu-bantu di rumah.
?Sampean ketika itu masih mondok kang, pada Jawa Timur itu, saya tahu kisah ini, ya lantaran saya terdapat pada situ,? Beliau mengawali bercerita.
Dan saya akan menuliskan kisah pendek ini lantaran aku waktu bertemu beberapa kali dengan beliau, dia berulang menceritakan tentang satu cerita apa yg beliau tahu tentang Abahku dengan seorang pejabat penting Intelijen Negara, & menggunakan hal itu saya berkesimpulan: dia bercerita asli, alias tidak dusta .
![]() |
| Kiai Hud bin Yahya (Abah Hud) |
Begini?
Entah terdapat acara apa atau karena keperluan apa, tiba-tiba Bapak Sutiyoso yg saat itu masih sebagai pejabat super krusial Negara, datang & menghadap Abah.
Seperti umumnya, tidak terdapat sambutan yang spesial buat beliau. Duduk lesehan di karpet relatif kusam, kue seadanya, minuman pula teh manis misalnya kebanyakan tamu lainnya.
Setelah beberapa waktu yang tidak begitu usang, yah..Karena Abahku bukanlah tipe orang yg berlama-lama dalam ngobrol, ketika beliau sudah terselesaikan dengan keperluan kepada Abah, tiba-datang oleh pejabat merogoh dan menyerahkan kunci mobil yg diparkir di depan tempat tinggal .
?Bah?Itu pada depan tempat tinggal , saya sedang memakai/membawa mobil jenis jip Rubicon spesial , bentuknya indah, kokoh & lezat dibawa ke medan/wilayah apapun, menjadi standard keamanan pejabat spesifik, mobil itupun kacanya telah menggunakan kaca anti peluru/tahan tembak. Ini.. Kuncinya, silahkan Abah ambil & gunakan buat Abah..?
Abah hanya diam lalu tersenyum sederhana.
Pejabat itu mengulangi apa yang diucap kepada Abah.
Abah hanya diam, tapi salah seorang yang hadir pada situ berucap: ?Bah..Ambil saja!?
?Hush?? Abah berisyarat singkat.
Setelah beberapa waktu, Abah mendorong kunci yang sudah terdapat pada hadapan beliau kemudian menyerahkan balik ke pejabat tadi.
Sang pejabat terdiam relatif lama .
Lantaran dirasa cukup, oleh pejabat itu pun berpamitan dan undur diri.
Ikhlas seperti Abah itu tidak gampang.
Kamu Sanggup?
Penulis: Olip Yahya, Cirebon.
Sumber: bangkitmedia.Com
ADS HERE !!!

Tidak ada komentar untuk "Kisah Kiai Cirebon Menolak Hadiah Mobil Seharga 1 Milyar"
Posting Komentar